Negeriku Indah: Obyek Wisata Kota Lhokseumawe Negeriku Indah: Obyek Wisata Kota Lhokseumawe
Kenali Wisata Indonesia Indah – Aceh umumnya identik dengan kota Banda Aceh dan juga Sabang.Kedua tempat itu menjadi salah satu Destinasi Wisata di Indonesia.Tapi... Negeriku Indah: Obyek Wisata Kota Lhokseumawe

Kenali Wisata Indonesia Indah – Aceh umumnya identik dengan kota Banda Aceh dan juga Sabang.Kedua tempat itu menjadi salah satu Destinasi Wisata di Indonesia.Tapi tahukah anda?bahwa selain daerah tersebut masih ada tempat lain di Aceh yang berpotensi menjadi Destinasi Wisata baru? Lhokseumawe misalnya. Kota kecil yang dikenal sebagai kota gas ini adalah sebuah pulau yang luasnya hanya 11 km yang dikelilingi laut dan dibelah sungai Krueng Cunda. Ada 3 jalur yang menjadi jalur keluar-masuk yang menghubungkannya ke jalan Medan-Banda Aceh. Dua di Cunda dan satu lagi di Simpang Loskala. Ada objek wisata apa saja di kota yang pernah masyhur dengan gas ini? Berikut beberapa obyek wisata di Lhokseumawe:

1. Pulau Semadu

Obyek-WisataPulau-Seumadu-Lhokseumawe

Negerikuindah.com – Pulau Seumadu terletak di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Lokasi wisata pulau seumadu ini berada sekitar 10 kilometer arah timur Kota Lhokseumawe. Jika sampai di depan komplek perumahan PT. Arun, maka berbeloklah ke kiri dan Ikuti jalan tersebut. Sekitar 100 meter dari Jalan Medan – Banda Aceh, tepat didepan Kompleks PT. Arun, akan dapat ditemui lokasi wisata pantai tersebut.

2. Pantai Ujong Blang

Obyek-Wisata-Pantai-Ujong-Blank

Negerikuindah.com – Pantai Ujong Blang adalah salah satu dari beberapa pantai yang berada di Kota Lhokseumawe yang cukup terkenal. Pantai Ujong Blang terhampar dari muara sungai Cunda (kuala cangkoi) yang meliputi empat wilayah desa, yaitu Desa Ujong Blang, Ulee Jalan, Hagu Barat Laut danDesa Hagu Tengah. Objek wisata Pantai Ujong Blang dinamakan berdasarkan desa dimana pantai ini berada. Arti “Ujong Blang” sendiri dalam bahasa Aceh adalah “ujong” berarti ujung dan “blang “berarti sawah atau hamparan kebun kosong. Karena pada awalnya, wilayah Lhokseumawe terdiri dari areal sawah, rawa dan tanah kosong.

3. Krueng Cunda

Obyek-Wisata-Krueng-Cunda-Lhokseumawe

Negerikuindah.com – Krueng Cunda adalah aliran laut yang memisahkan daratan Lhokseumawe dengan daratan Pulau Sumatera. Namanya berasal dari bahasa Aceh “Krueng” artinya sungai dan “Cunda” adalah nama wilayah yang dialiri sungai ini. Krueng Cunda sebenarnya adalah selat, bukan sungai.Krueng Cunda ini dijadikan tempat budidaya ikan air asin oleh penduduk sekitar, karena selain airnya cukup bersih juga tidak ada ombak atau riak besar yang dapat merusak keramba atau penampungan ikan milik penduduk yang rata-rata terbuat dari kayu dan bambu.

4. Makam Putroe Neng

Makam-Putroe-Neng

Negerikuindah.com – Makam Putroe Neng berada di Blang Puloe, Kota Lhokseumawe. Aslinya beliau bernama Nian Nio Lian Khi, yaitu seorang komandan perang wanita yang berasal dari Cina. Konon Nian Nio Lian Khi dikalahkan oleh pasukan Meurah Johan yang dipimpin seorang ulama yang berasal dari kerajaan Pereulak dimana pada saat itu mereka berada di Indra Purba yang bercocok tanam di daerah Maprai (sekarang daerah Sibreh) dan mereka membuka kebun lada dan merica. Setelah kalah, Jenderal Nian Nio Lian Khi masuk Islam dan diberi gelar Putroe Neng.

5. Pantai Reklamasi Pusong

Wisata-Pantai-Reklamasi-Pusong-Lhokseumawe-panoiramio.com

Negerikuindah.com – Pantai Reklamasi Pusong adalah pantai yang berada di Pulau Pusong, tetapi disebabkan oleh abrasi dan pengerukan pasir, pantai ini menjadi tidak terawat, sehingga luas pantai yang berada di Pusong menjadi terasa kecil. Pulau Pusong sendiri yang awalnya sangat luas, kini luasnya hanya sekitar 6 hektare dan dihuni sekitar 8000 jiwa.